Sunday, August 5, 2012

Kambing dan Petai Belalang

Assalamu'alaikum Wrmbth, setelah siap padang ragut yang kami telah terangkan dahulu dan kajian kadar pengambilan makanan semasa meragut, kini tiba masanya untuk mengambil beberapa langkah proaktif menyerap sebarang kemungkinan kenaikan harga pelet kambing. Kami tidak bercadang untuk bergantung pada pelet kambing pun, jadi sistem separa intensif perlu ada sedikit pengolahan daripada pihak kami. Inisiatif paling mudah dan pantas nampaknya ialah memperkenalkan beberapa spesis pokok aka brush (dalam sebutan mat salleh) di kawasan kami. Pilihan awal semestinya petai belalang.

Apakah itu petai belalang?
Sumber: https://wannura.wordpress.com/2010/02/26/petai-belalang-leucaena-leucocephala-rawat-batu-karang/
Petai ini ada khasiat untuk rawatan penyakit oleh orang dahulu. Mungkin masuk dalam tumbuhan herba, siapa tahu. Jangan jadi macam lemba fruit sudah, orang jepun patenkan.. orang kita gigit jari. Jadi, sesiapa yang ada amanah melalui gaji diterima tu tolong2lah buat kerja dengan lebih pantas ya kaut sendiri hasil bumi Malaysia ni. Pulau batu putih sudah hilang, perangai masaih sama lagi. Hmm.. Balik pada petai belalang.. Kami bercadang untuk perkenalkan spesis ini untuk ragutan kambing kerana kandungan proteinnya setinggi 20% dan adakah kemungkinan mempunyai ciri anthelmintic seperti daun ubi dan pisang? Kaji2.

Bagaimana pula dengan analisis kandungan petai belalang.
· Kalori 148 kalori,
· Protein 10,6 gram,
· Lemak 0,5 gram,
· Hidrat arang 26,2 gram,
· Kalsium 155 miligram,
· Fosfor 59 gram,
· Zat besi 2,2 gram,
· Vitamin A 416 SI,
· Vitamin B1 0,23 miligram
· Vitamin C 20 miligram.

Sumber: http://kesehatan.kompasiana.com/alternatif/2012/02/28/leucaena-leucocephala-basmi-cacing-di-perut/


133043570271415725
Tak banyak orang tahu dengan yang namanya petai cina. Petai cina juga disebut lamtoro. Nama botani: Leucaena leucocephala. Petai cina tumbuhan yang memiliki batang pohon keras. Daunnya majemuk terurai dalam tangkai berbilah ganda. Bunganya yang berjambul warna putih. Buahnya mirip dengan buah petai (Parkia speciosa) tetapi ukurannya jauh lebih kecil dan lebih tipis. Buah petai cina termasuk buah polong, berisi biji-bibji kecil yang jumlahnya cukup banyak.
Di masyarakat petai cina lebih banyak ditanam untuk pembatas pekarangan rumah, pagar atau untuk pohon peneduh.

1330441439841466473
Kandungan Biji dari buah polong petai cina (Leucaena leucocephala) yang sudah tua setiap 100 gram mempunyai nilai kandungan kimia berupa :
· Kalori 148 kalori,
· Protein 10,6 gram,
· Lemak 0,5 gram,
· Hidrat arang 26,2 gram,
· Kalsium 155 miligram,
· Fosfor 59 gram,
· Zat besi 2,2 gram,
· Vitamin A 416 SI,
· Vitamin B1 0,23 miligram
· Vitamin C 20 miligram.
Petai ini agak berbeda dengan petai yang biasa kita temui. Petai biasa bisa mengobati penyakit dan kondisi buruk seperti depresi, PMS (mens), anemia, tekanan darah tinggi, sembelit, obat mabuk, gigitan nyamuk, luka lambung, mengatur suhu tubuh, dan sebagainya. Buah petai cina juga mengandung berbagai manfaat. Salah satunya sebagai obat cacing. Sejak dulu saya tahunya petai cina bisa digunakan untuk mengobati cacingan.
Maka tak heran jika dulunya saya sering melihat anak-anak kecil memakan biji petai cina yang masih segar secara langsung tanpa dimasak dulu. Alasannya ya itu… biar gak cacingan…
Selain itu kebiasaan yang masih ada di daerah saya, jika petai cina ini sedang berbuah. Bijinya bisa dimasukkan sebagai pelengkap pada masakan rendang. Sebagai pengganti yang biasanya menggunakan kacang polong.
Petai cina ini baunya tidak semerbak petai biasa. Tidak terlalu bau. Jadi tidak masalah untuk menyantapnya dan tidak perlu khawatir mulut akan bau.
selamat malam
28 Februari 2012
Nampaknya, memang ada kegunaan untuk kecacingan untuk manusia daripada sumber indonesia diatas, bagaimana pula untuk kambing.. Mungkin ada.. siapa pula nak kaji ya?

Harus diingat, kambing hanya akan mengambil makanan setakat keperluannya semasa dilepaskan meragut tetapi jika kita berikannya diatas kandang secara intensif, kemungkinan untuk berlaku bloat atau kembung adalah tinggi kerana bakteria didalam perut kambing menguraikan protein dan membebaskan gas nitrogen dan karbon dioksida dengan kadar cepat. Boleh membawa maut jika tidak dikawal dan diselia dengan baik. Insyaallah kami akan kongsikan kemajuan jika da. Wallahu'alam

No comments:

Post a Comment